Disiplin Masker, Kabupaten Bogor Terendah di Jabar

Editor :
Ilustrasi masker dari kain./antara

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bupati Bogor Ade Yasin akan meningkatkan intensitas kampanye protokol kesehatan setelah ditetapkan sebagai daerah terendah disiplin penggunaan masker di Jawa Barat.

“Kita masifkan kampanye prokes, sosialisasi lewat medsos maupun media konvensional,” kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Minggu 28 Februari 2021, seperti dilansir Tempo.co.

Selain kampanye penggunaan masker, Satpol PP Kabupaten Bogor juga dikerahkan untuk meningkatkan operasi yustisi mengenai aturan protokol kesehatan.

“Penggunaan masker terus kita kampanyekan karena langkah pencegahan juga perlu selain kita harus sigap dalam penanganan,” ujarnya.

Ade Yasin menginstruksikan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor agar tak melulu fokus pada penanganan pandemi, melainkan juga harus menyosialisasikan tata cara pencegahan agar tak tertular virus corona dengan 3M (#memakai masker, #menjaga jarak, dan #mencuci tangan).

Bupati Bogor menekankan bahwa masker tetap harus digunakan ketika berada di tempat umum meski dalam ruangan, seperti perkantoran, pasar, hingga mall. Lokasi di dalam ruangan justru menjadi tempat yang rentan penularan Covid-19, terlebih bagi yang dilengkapi mesin pendingin ruangan.

“Penggunaan masker di dalam ruangan juga mencegah adanya klaster perkantoran,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu.

Aturan penggunaan masker di tempat umum ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor No 60 Tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ada empat jenis sanksi bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut, yaitu teguran lisan, kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum, sanksi sosial bersifat mendidik, dan sanksi denda senilai Rp100 ribu.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan soal tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes). Tingkat kedisiplinan masyarakat menggunakan masker di Kabupaten Bogor dinilai paling rendah.

Baca Juga :  Tak Ada Bukti Baru, Dua Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Dihentikan

“Untuk tingkat kedisiplinan masker terjadi di atas 84 persen. Terbaik di Kabupaten Sumedang dan yang rendah di Kabupaten Bogor,” kata Ridwan Kamil. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Junta Myanmar Tembak Mati 18 Demonstran

Sen Mar 1 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Junta Myanmar semakin kalap menghadapi gelombang protes antikudeta militer. Sebanyak 18 demonstran terbunuh akibat tembakan pasukan keamanan saat berunjuk rasa hari Minggu. Media pemerintah menyalahkan kubu demonstran dengan menyebutnya terlalu anarkis. “Tindakan berat pasti akan diambil terhadap pengunjuk rasa yang rusuh,” tulis Global New Light Of Myanmar, […]