SEHAT: Waspadai Kolesterol Tinggi, Perhatikan Tanda-Tanda Ini pada Kaki!

Editor :
Ilustrasi kaki kram, gejala kolesterol tinggi./freepik/via suara.com/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Kolesterol tinggi merupakan salah satu kondisi yang jarang menunjukkan gejala jelas, tetapi tergolong cukup serius. Karena, kolesterol tinggi bisa memicu berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung.

Kolesterol adalah zat lemak dalam darah yang terakumulasi dengan pola makan buruk, kurang olahraga, merokok, dan kebiasaan minum alkohol. Saat Anda memiliki banyak kolesterol dalam tubuh, hal ini akan menahan pembuluh darah.

Sayangnya, orang-orang terkadang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki kadar kolesterol tinggi hingga mengalami komplikasi serius, seperti serangan jantung dan stroke.

Jika seseorang sudah mengalami masalah kesehatan itu, dokter akan menguji kadar kolesterol dalam tubuh, terutama bila mereka mengira Anda mengalami serangan jantung atau stroke akibat kolesterol tinggi.

“Kolesterol tinggi termasuk faktor risiko tersembunyi yang sering tidak disadari atau terlambat disadari,” kata British Heart Foundation, mengutip Suara.com dari The Sun.

Meski kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala yang jelas, ada tanda-tanda lain kolesterol tinggi pada kaki yang sering terabaikan. Tanda-tanda ini termasuk kram di kaki dan tungkai, kaki mati rasa, atau perubahan warna kulit.

Semua kondisi itu bisa menjadi gejala penyakit pembuluh darah perifer, yakni salah satu komplikasi dari kolesterol tinggi. Karena, kadar kolesterol tinggi utu berarti seseorang memiliki lebih banyak kolesterol jahat (LDL) yang bisa menjadi penyebab utama penyakit arteri perifer.

Pada penyakit pembuluh darah perifer ini, pembuluh darah menjadi sempit, mengeras dan tersumbat. Kondisi ini bisa membatasi aliran darah ke anggota tubuh lainnya, terutama bagian kaki.

Pada banyak orang, tanda-tanda pertama pembuluh darah perifer dimulai secara perlahan dan tidak teratur, mulai ketidaknyamanan berupa kelelahan dan kram di kaki yang akan memburuk ketika beraktivitas.

Baca Juga :  MUI Ajak Boikot Semua Produk Prancis

Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan pertumbuhan rambut di kaki, kulit menjadi biru atau pucat, luka atau bisul yang tidak kunjung sembuh, kuku kaki buram tebal atau mati rasa dan otot berat.

Pada tahap yang lebih lanjut, orang dapat mengembangkan iskemia ekstremitas kritis. Penyumbatan darah yang parah ke anggota tubuh bagian bawah menyebabkan rasa sakit yang parah pada kaki dan jari kaki, bahkan ketika duduk tanpa melakukan aktivitas apa pun.

“Rasa sakit ini juga bisa membuat seseorang tidur tidak nyenyak. Biasanya, rasa sakit ini bisa hilang sementara bila menggantungkan kaki di atas tempat tidur atau bangun untuk berjalan-jalan sebentar,” kata The University of California San Francisco.

Adapun beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan kolesterol tinggi, termasuk makan terlalu banyak lemak jenuh, tidak aktif secara fisik, memiliki terlalu banyak lemak tubuh, minum alkohol berlebihan dan merokok. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

UIN Bandung dan Unpar Jadi Tuan Rumah Temu Nasional XV 2021 Fortei secara Hibrid

Sab Okt 23 , 2021
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS | BANDUNG – UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) jadi tuan rumah Temu Nasional XV Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (Fortei) yang dilaksanakan secara hibrid (daring dan luring) dari tanggal 21-22 Oktober 2021. Dengan menerapkan protokol kesehatan pimpinan pusat Fortei hadir secara langsung […]