Temuan Kasus Covid-19 Saat PTMT di Kota Bandung Belum Tentu Klaster Baru

Editor :
Sekdis Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra saat dihubungi di kantornya, Senin (25/10/2021). /visi.news/eko aripyanto

Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Geger, Satuan Dinas Pendidikan Kota Bandung dikejutkan dengan adanya penemuan kasus penyebaran Covid – 19 pasca diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Akibatnya sebanyak 84 orang diantaranya 80 siswa dan 4 guru di 14 sekolah dinyatakan positif Covid – 19.

Saat dihubungi, kepada VISI.NEWS, Senin (25/10/21) Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, pasca kembali digelarnya PTMT beberapa waktu lalu, diketahui terdapat adanya penyebaran kembali virus corona di Kota Bandung, sehingga menyebabkan puluhan orang dilingkungan sekolah terpapar bahkan dinyatakan positif Covid – 19.

“84 orang itu, 80 diantaranya siswa dan 4 orang guru tersebar di 14 sekolah yaitu 5 SD, 2 SMP, 2 SMA, 4 SMK dan 1 SLB, adanya temuan kembali kasus Covid tersebut Dinas Pendidikan kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” katanya.

Meski demikian, Cucu menjelaskan, temuan kasus Covid – 19 dilingkungan sekolah tersebut belum dapat dipastikan atau di klasifikasikan sebagai kluster baru dalam penyebaran Covid – 19 di Kota Bandung, pasalnya Dinas Pendidikan masih menunggu hasil entry test dan exit test dari Dinkes Kota Bandung.

“Tindakan yang dilakukan oleh Dinkes yaitu, menginstruksikan agar ke 84 orang tersebut dilakukan isolasi mandiri, pelacakan kontak erat, karantina mandiri, entry test intervensi PTM, dan dilakukan test untuk semua anggota rombel,” jelasnya.

Guna menjaga keselamatan serta kesehatan siswa, guru dan seluruh warga sekolah, lanjut Cucu, PJJ diberlakukan mulai hari ini (25/10/21) hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Tidak dipungkiri, pembelajaran tatap muka saat ini sangat diharapkan oleh semua orang tua, namun tidak ada pilihan lain, kegiatan PTMT kembali harus dihentikan sementara,” pungkasnya.@eko

Baca Juga :  Warga Muslim di Sejumlah Desa Pulau Ambon Mulai Puasa Lebih Awal

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

H. Kusnadi, "Antara Kang Emil dan Airlangga Jelas Beda, Peluangnya pun Beda"

Sen Okt 25 , 2021
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS |BANDUNG – Meski baru akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang, berbagai persiapan menghadapi gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) serentak terus menjadi bahan perbincangan Partai Politik (Parpol), elit politik, kepala daerah hingga sejumlah lembaga survei, terutama terkait dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Menyikapi hal tersebut, Politikus Golkar yang […]